Pemerintahan

Jokowi akan menurunkan tarif tol 30 persen untuk logistik

on

tarif tol

Jakarta revolusi.news
Presiden Joko Widodo berencana akan menurunkan  tarif tol untuk logistik. Tarif yang selama ini diberlakukan dianggap terlalu mahal sehingga angkutan logistik enggan menggunakan jalan tol.

Presiden Jokowi pada hari kamis (22/03) memanggil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan beberapa pemilik jalan tol, ke Istana Negara, Jakarta. Menhub Budi mengatakan, penurunan tersebut direncanakan karena banyak angkutan logistik yang enggan menggunakan jalan tol. Hal itu karena angkutan logistik menganggapnya terlalu mahal.

Budi mengatakan, penurunan tarif tol sudah dikaji di tingkat kementerian. Jika peraturannya sudah ada, tarif bisa langsung turun. Skema penurunan tarif tol bisa dengan beberapa cara, termasuk dengan menurunkan golongan kendaraan.

Ketika di konfirmasi kepada Presiden Jokowi hari ini Jumat (23/03) menyambangi kantor Sekretariat Negara (Setneg) yang ada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Presiden menjelaskan bahwa memang benar pemerintah berencana menurunkan tarif tol untuk logistik.

tarif tol

“Saya hanya minta kepada Menteri PU, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, agar tarif tol yang berhubungan dengan transportasi logistik kita, transportasi barang, itu bisa diturunkan sebanyak-banyaknya,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, saat ini Kabinet Kerja tengah menghitung berapa angka dari penurunan tarif tol di Indonesia. Meski demikian, ia memprediksi penurunan tarif jalan berbayar itu berkisar di antara 20-30 persen.

“Kita masih bisa 20 persen, 30 persen. Ini masih dihitung-hitung,” lanjut dia.

Jokowi mengungkapkan, karena tujuannya untuk menurunkan biaya logistik, maka yang diutamakan untuk mendapatkan menurunan tarif yaitu angkutan logistik. Sebab selama ini dirinya sering mendapatkan aduan para pengemudi angkutan logistik jika tarif yang diterapkan selama ini terlalu mahal.

“Ya sering turun ke bawah, sering ke daerah, itu suara-suara seperti itu yang saya dengar. Ini dari sopir, saya apa adanya. kalau hanya satu supir enggak apa-apa. Kalau sudah masuk 2 sopir, 3 sopir, oh ini mesti harus dievaluasi. Logistik terutama,” ujar dia.

Kepala Negara menjelaskan, pemerintah juga tengah mengkaji tentang perpanjangan konsensi yang akan diberikan kepada investor guna menurunkan tarif tol. Ia menargetkan, penurunan tarif tol akan berlangsung pada akhir bulan ini.

“Ini secepat-cepatnya, mungkin Minggu depan, akhir bulan ini sudah. Tinggal ngitung saja kok ini, hitung-hitunganya sudah diberikan kepada saya, tapi kan keputusan tax holiday, permintaan konsesi, diperpanjang sampai berapa kan memng belum tahu,” urainya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *