Hukum dan Kriminal

SUHANTA Perdana, Pernyataan H Toto Suripto SE, Ketua DPRD Kabupaten Karawang. Harusnya bisa Jadi Referensi Buat Penegak Hukum Dan BPN

on

jangan ada oknum – oknum ,baik dari instansi penegak hukum maupun pemerintah yang coba – coba bermain serta mengambil keuntungan pribadi dalam permasalahan ini.

KARAWANG.revolusi.news. -Aksi Unjuk rasa yang di lakukan LSM KOREK untuk memperjuangkan hak ahli waris Antara ahli waris Alm.Muhana Bin Salen dimana tanahnya seluas 26.830 M2 di kuasai oleh PT. Surya Cipta Swadaya (SCS) pada Hari kamis 19 juli 2018 di dukung langsung Ketua DPRD H Toto Suripto SE atau yang akrab di panggil Kang Toto.

Dalam orasinya kang Toto meyampaikan “Saya tahu persis keadaan yang sebenarnya, luas tanah 26.830 M2 yang diperjuangkan para ahli waris memang belum pernah dijual. PT.SCS harus mengembalikan kepada pihak ahli waris. Saya akan memperjuangkan masyarakat yang hak-hak nya dirampas dan dizolimi, ditambah peryataan bahwa dirinya paham betul lahan tersebut belum pernah diper-jualbelikan pada pihak manapun.Dan untuk itu sebagai wakil rakyat wajib hukum ungkapnya dalam orasi di depan kantor PT SURYACIPTA SWADAYA.

Vidio Orasi Toto Suripto

Bila dilihat berdasarkan hasil rapat medias notulen rapat yang di keluarkan Kesbangpol pada 19/07 Nomor : 300/322/Kesbangpol, Tercatat sudah 4 kali mediasi terkiat sengketa lahan antara ahli waris Muhana bin Salen dengan PT SURYACIPTA SWADAYA tercatat bahwa PT SURYACIPTA SWADAYA belum pernah sekalipun bisa memperlihatkan dasar kepemilikan lahan yang jadi sengketa.

Atas peryataan Kang Toto dan Notulen Rapat yang di keluarkan Kesbangpol Karawang SUHANTA, ( Kabib Investigasi LSM KOREK) berpendapat bahwa seharusya Pihak Kepolisian,Pemkab Karawang dan penegak hukum lainnya sudah bisa menjadikan dua hal tersebut sebagai referensi untuk menentukan siapa sebenarya pemilik lahan tanah tersebut.

SUHANTA juga menambahkan bahwa LSM KOREK akan konsisten memperjuangakn hak ahli waris dan dia berpesan agar jangan ada oknum – oknum ,baik dari instansi penegak hukum maupun pemerintah yang coba – coba bermain serta mengambil keuntungan pribadi dalam permasalahan ini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *