Umum

Saluran Irigasi Sekunder Yang Melintas Wilayah Desa Kutakarya Butuh Perhatian

on

Karawang,revolusi.news

Hampir sepertiga bagian saluran irigasi sekunder mengalami pendangkalan dan tertutup oleh rumput-rumput liar. Saluran irigasi sekunder sendiri melintasi Dusun Kedungmundu Rt,11 dan Rt,12/04, Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

Desa Kutakarya

Dari hasil pantauan revolusi.news dilapangan (09/02/18), bahwa hal tersebut, akan mengakibatkan air tidak bisa mengalir dengan lancar masuk ke petakan persawahan para petani, dengan keadaan seperti itu sangat ironis terkesan dibiarkan oleh instansi terkait.

Menurut Dama, sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kutakarya waktu ditemui revolusi.news (09/02/18) bahwa,” endapan lumpur pada saluran irigasi yang sudah mengeras dan banyak ditumbuhi rumput-rumput liar, Jika tidak segera ada penanganan khusus dari pihak instansi terkait maka, air dari hulu tidak akan lancar mengalir,

“Hal itu, yang sangat dikhawatirkan ketika musim penghujan tiba, kemungkinan besar sawah warga sekitar bakal terendam air, karena air tersebut akan meluap, dan kemungkinan rumah wargapun yang tidak jauh dari tanggul saluran irigasi sekunder nasibnya akan sama, di akibatan air tidak bisa lancar mengalir, karena terhambat dengan saluran irigasi sekunder seperti kondisi sekarang,”katanya.

Lanjut dia, Perum Jasa Tirta II (PJT II) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) serta Dinas Pengairan (PUPR) Karawang, sepertinya kurang peka atas kondisi tersebut, terkesan tutup mata dan membiarkan pendangkalan hampir sepertiga bagian saluran irigasi sekunder mengalami pendangkalan dan tertutup tumbuhan rumput liar hingga bertahun-tahun,

“Harapan saya, selaku BPD Desa Kutakarya yang mewakili masyarakat, sangat berharap ada upaya antisipasi dari Dinas Instansi terkait agar terhindar dari luapan air, ketika musim penghujan tiba tahun ini, untuk menanggulangi secepatnya saluran irigasi sekunder yang sudah dangkal ditumbuhi rumput liar itu,”ungkapnya.

Hampir sepertiga bagian saluran irigasi sekunder mengalami pendangkalan dan tertutup oleh rumput-rumput liar. Saluran irigasi sekunder sendiri melintasi Dusun Kedungmundu Rt,11 dan Rt,12/04, Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

Desa Kutakarya

Dari hasil pantauan revolusi.news dilapangan (09/02/18), bahwa hal tersebut, akan mengakibatkan air tidak bisa mengalir dengan lancar masuk ke petakan persawahan para petani, dengan keadaan seperti itu sangat ironis terkesan dibiarkan oleh instansi terkait.

Menurut Dama, sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kutakarya waktu ditemui revolusi.news (09/02/18) bahwa,” endapan lumpur pada saluran irigasi yang sudah mengeras dan banyak ditumbuhi rumput-rumput liar, Jika tidak segera ada penanganan khusus dari pihak instansi terkait maka, air dari hulu tidak akan lancar mengalir,

“Hal itu, yang sangat dikhawatirkan ketika musim penghujan tiba, kemungkinan besar sawah warga sekitar bakal terendam air, karena air tersebut akan meluap, dan kemungkinan rumah wargapun yang tidak jauh dari tanggul saluran irigasi sekunder nasibnya akan sama, di akibatan air tidak bisa lancar mengalir, karena terhambat dengan saluran irigasi sekunder seperti kondisi sekarang,”katanya.

Lanjut dia, Perum Jasa Tirta II (PJT II) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) serta Dinas Pengairan (PUPR) Karawang, sepertinya kurang peka atas kondisi tersebut, terkesan tutup mata dan membiarkan pendangkalan hampir sepertiga bagian saluran irigasi sekunder mengalami pendangkalan dan tertutup tumbuhan rumput liar hingga bertahun-tahun,

“Harapan saya, selaku BPD Desa Kutakarya yang mewakili masyarakat, sangat berharap ada upaya antisipasi dari Dinas Instansi terkait agar terhindar dari luapan air, ketika musim penghujan tiba tahun ini, untuk menanggulangi secepatnya saluran irigasi sekunder yang sudah dangkal ditumbuhi rumput liar itu,”ungkapnya.

By:
Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Jas
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *