Sosial

Rapat Lintas Sektoral Persiapan Arus Balik dan Libur Lebaran 2018

on

Cirebon, revolusi.news – Persiapan pengamanan arus balik libur lebaran 2018, seluruh instansi terkait, dari Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, Jasa Marga, Jasa Raharja, Basarnas dan Pemerintah Daerah serta stakeholder terkait lainnya menggelar rapat lintas sektoral di rest area KM 208 B Kota Cirebon Jawa Barat. Minggu, 17/06/2018.

Informasi hasil rapat pun telah dirilis NTMC Polri yang merupakan evaluasi atas penanganan arus mudik sepanjang pekan kemarin.

Hasil rapat lintas sektoral adalah mengevaluasi kekurangan maksimalnya pengamanan saat arus mudik. Diantaranya adalah penambahan toilet pada rest area, persiapan stok BBM, penambahan jumlah personil gabungan yang bertugas dilapangan, serta memantapkan sinergi antar Instansi, baik internal Polri maupun antar instansi pemerintah dan swasta yang terlibat dalam pengamanan arus balik mudik lebaran 2018.

Rapat yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wib tersebut dipimpin oleh Kakor Lantas Polri dan rapat dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs. Agung Budi, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, M.M., Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi, PLT Gubernur Jabar Iwa Kartiwa, Dirlantas Polda Jabar beserta jajaran, Dirlantas Polda Jateng beserta jajaran, Dirlantas Polda Metro Jaya beserta Jajaran, dan para Kapolres Polda Jateng dan Polda Jawa Barat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, Pertamina, Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, Basarnas, BPBD, TNI dan stakeholder terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Jateng memaparkan diantaranya bahwa Arus Balik Operasi Ketupat 2018 dari arah Jateng ke Jabar melalui Pantura Jawa diprediksi mulai padat tanggal 18/06/2018.

Selain itu masih banyak perlintasan kereta api yang belum dibuat jembatan layang. Hal tersebut yang menjadi salasatu faktor terjadinya antrian kendaraan.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi mengungkapkan beberapa poin sebagai perbaikan penanganan arus balik antara lain, penambahan toilet di tiap rest area. Selain itu, terdapat penekanan agar papan penunjuk toilet terpasang jelas agar tak menyulitkan masyarakat.

“Nanti pada tiap rest area akan ditambah toilet mobil khusus untuk wanita, untuk laki-laki juga ditambah namun masih yang tradional, namun untuk air bersih jangan khawatir, kami siapkan,” ujarnya.

Selain itu, dari petugas Kementerian Kesehatan juga akan standby di tiap-tiap rest area. Begitu juga Pertamina yang memastikan bahwa stok BBM di rest area siap sedia.

“Buka tutup jika rest area penuh, jika sampai macet di jalan tol, maka dilakukan kontra flow. SOP kontra flow sudah ada,” urainya.

“Jika sewaktu-waktu ada penambahan stok BBM, pertamina juga siap,” tambah Agung.

Untuk manajemen arus lalu lintasnya, Polda Jabar telah berkoordinasi dengan Polda Jateng dan Polda Metro Jaya, apabila ada kepadatan di Jawa Tengah maka akan dibantu dengan rekayasa di wilayah Jabar agar mengurai kepadatan di Jawa Tengah. Begitu pula untuk wilayah Polda Metro Jaya.

“Kami sudah bersinergi antar Polda, dan Polda Jabar menyiapkan dua skenario rakayasa lalu lintas, yakni contra flow dan one way dengan berkoordinasi bersama Korlantas Polri untuk mengalisa dan kita menjalankan,” ujarnya.

“Personel pengamanan harus simpatik dan humanis. Pedoman CB dan SOP yang sudah dibuat, dibarengi dengan Wasdal dan Waskat dari setiap unsur pimpinan secara berjenjang,” pesannya.

Kapolda juga memerintahkan para Kapolres jajarannya wajib ikut turun menangani saat terjadi padat arus maupun kemacetan lalu lintas serta selalu berkoordinasi antar Polres.

Dikesempatan yang sama, Dirlantas Polda Metro Jaya mengungkapkan, arus balik dari Jatim, Jateng dan Jabar akan banyak melalui jalan tol, “Ada bottle neck karena ada pekerjaan jalan, serta banyak pedagang asongan disaat jalan macet. Sudah disiapkan alternatif-alternatif CB saat terjadi padat arus maupun saat macet,” urainya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, Polri telah mendapat apresiasi yang baik dalam pengamanan arus mudik Operasi Ketupat 2018, dan ditekankan agar saat arus balik juga mendapatkan apresiasi yang lebih baik.

“Tidak ada kejadian macet dalam arus balik Operasi Ketupat 2018, oleh karenanya koordinasi lintas Polda, Polres dan instansi terkait harus ditingkatkan,” ujarnya menekankan.

Editor : Redaksi
Copyright ©2018 Media Revolusi

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *