Hukum dan Kriminal

Pencemaran Nama Baik Dilakukan Warga Desa Dawuan Kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana

on

Karawang,revolusi.news

Polres Karawang menciduk seorang warga Desa Dawuan,Kecamatan Cikampek, lantaran pencemaran nama baik menghina Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dengan kata-kata yang tidak pantas di media sosial Facebook. Alasannya, ia mengaku hanya main-main.

Pencemaran Nama Baik

Melalui akun Facebook bernama Chikal Oo kedapatan mengunggah tulisan yang tidak sopan mengenai Bupati Cellica pada 6 Januari 2018 sekitar pukul 12.22 WIB.

Unggahan tersebut antara lain, “kamarii j…. celica Aya k perumahan BMI rek ngabagi bagi h….ceunah brow,” demikian ditulis Chikal Oo.

“Yang bersangkutan mengaku hanya main-main dan ingin viral,” ungkap Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan, di Mapolres Karawang, Jumat (16/2/2018).

Hendy mengatakan, tersangka juga pernah dibui atas kasus narkoba selama empat tahun dan bekerja sebagai pegawai tidak tetap.

Pihaknya, kata Hendy, menyita satu ponsel milik tersangka dan menelusuri lebih lanjut perihal unggahan tersebut. Meski demikian, saat kediaman tersangka digeledah, tidak ditemukan bukti-bukti.

Hendy juga mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan medsos, tidak saling mengejek, apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada Jawa Barat.

“Saya sendiri akan turun langsung melakukan patroli cyber untuk memantau penggunaan medsos yang kurang bijak,” Ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengaku sudah memaafkan, meskipun unggahan vulgar tersebut bisa menyebabkan kaum perempuan terluka. Tapi, kata Cellica, proses hukum harus tetap di proses.

“Pada dasarnya secara pribadi saya sudah memaafkan, tetapi ada proses hukum yang harus dijalani,” ungkap Cellica.

Kasus tersebut, kata Cellica, harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Karawang agar menggunakan medsos secara bijak.

Polres Karawang menciduk seorang warga Desa Dawuan,Kecamatan Cikampek, lantaran pencemaran nama baik menghina Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dengan kata-kata yang tidak pantas di media sosial Facebook. Alasannya, ia mengaku hanya main-main.

Pencemaran Nama Baik

Melalui akun Facebook bernama Chikal Oo kedapatan mengunggah tulisan yang tidak sopan mengenai Bupati Cellica pada 6 Januari 2018 sekitar pukul 12.22 WIB.

Unggahan tersebut antara lain, “kamarii j…. celica Aya k perumahan BMI rek ngabagi bagi h….ceunah brow,” demikian ditulis Chikal Oo.

“Yang bersangkutan mengaku hanya main-main dan ingin viral,” ungkap Kapolres Karawang AKBP Hendy Febrianto Kurniawan, di Mapolres Karawang, Jumat (16/2/2018).

Hendy mengatakan, tersangka juga pernah dibui atas kasus narkoba selama empat tahun dan bekerja sebagai pegawai tidak tetap.

Pihaknya, kata Hendy, menyita satu ponsel milik tersangka dan menelusuri lebih lanjut perihal unggahan tersebut. Meski demikian, saat kediaman tersangka digeledah, tidak ditemukan bukti-bukti.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 107a UU Nomor 27 Tahun 1999 tentang Perubahan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang berkaitan dengan kejahatan terhadap keamanan negara dan atau Pasal 207 KUHP dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Hendy juga mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan medsos, tidak saling mengejek, apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada Jawa Barat.

“Saya sendiri akan turun langsung melakukan patroli cyber untuk memantau penggunaan medsos yang kurang bijak,” Ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengaku sudah memaafkan, meskipun unggahan vulgar tersebut bisa menyebabkan kaum perempuan terluka. Tapi, kata Cellica, proses hukum harus tetap di proses.

“Pada dasarnya secara pribadi saya sudah memaafkan, tetapi ada proses hukum yang harus dijalani,” ungkap Cellica.

Kasus tersebut, kata Cellica, harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Karawang agar menggunakan medsos secara bijak.

By:
Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Mumuh
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *