Properti

Meikarta Menerima Kucuran Dana 550 Juta Dollar Untuk Pusat Riset Dan Pendidikan.

By

on

Meikarta

Bekasi, revolusi.news

Meikarta, kota mandiri yang saat ini di bangun oleh Lippo Group di Cikarang  menerima kucuran investasi dari beberapa perusahaan global senilai 850 juta USD setara dengan 11,4 Triliun. Dari investasi sebanyak itu, kurang lebih 550 juta dollar (setara dengan 7,4 Triliun) di khususkan untuk pembangunan area untuk riset, teknologi dan pendidikan. “Total ada 10 institusi pendidikan dan teknologi yang berinvestasi di Meikarta” kata bos Lippo Group James Riady.

Kerjasama ini di tuangkan dalam MOU pada Global Signing Conference With 30 Universities and Top 500 Enterpresides In The World di Hotel Aryaduta Tugu Tani, Selasa (20/3/2018). Ke-10 instusi pendidikan, kesehatan dan teknologi yang bekerja sama dengan Lippo Group adalah Columbia University Medical Center (CUMC), HTC Corporation, North Carolina University, Micro Focus, China Telcom Indonesia, Lausanne School, University of London Medical Research Institute, American Health Care and Rehabilitation Group (GRS), JM Eagle, dan Plug and Play Tech Center.

“Beberapa universitas kelas dunia akan membangun pusat kajian pendidikan dan kesehatan ragional yang berada di koridor Cikampek. Misalnya dengan Columbia University, mereka akan segera membantu kami merancang desain pusat kajian jantung yang ketiga di dunia, karena sebelumnya hanya ada dua dunia, yaitu di Shanghai dan Tokyo,” kata James.

CEO Lippo Group James Riady mengatakan kerja sama dengan institusi ini memanfaatkan lahan seluas 273 ribu meter persegi di kawasan Meikarta untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan, riset, kesehatan, logistik dan lain-lain.

Menurut James, kerja sama ini bukan hanya membangun pusat kajian, juga membangun sistem, yakni pendidikan, riset dan kesehatan. Sehingga pusat kajian yang dibangun sesuai dengan standar internasional. Kehadiran pusat kajian yang memadai diharapkan dapat mewujudkan Meikarta sebagai pusat pendidikan regional dalam rangka transformasi Indonesia menjadi negara maju.

Sementara itu ketua DPR Bambang Soesatyo yang hadir dalam penandatanganan MOU tersebut mengatakan DPR menyambut baik kontribusi Lippo Group untuk kepentingan masyarakat. “Langkah Lippo Group ini sudah tepat, apalagi untuk kepentingan rakyat dalam memberikan pendidikan yang baik, kami akan dukung,” ujarnya.

Bambang berharap hadirnya pusat kajian pendidikan yang berstandar internasional dapat mendorong peningkatan mutu dan kualitas pendidikan Indonesia. Para pelajar dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas dan berstandar internasional di dalam negeri, sehingga tidak perlu meninggalkan Indonesia.

By:
Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Cecep
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *