Desa

 Mau Lebaran Oknum Ketua RW Pungut Biaya Pembangunan Jalan

on

Karawang, revolusi.news – Oknum ketua RW (Rukun Warga) telah memungut biaya sebesar 150 ribu rupiah hingga 200 ribu rupiah, RW tersebut berinisial (ysf).

Padahal pembangunan poros jalan tersebut sudah ditanggung oleh pemerintah dari anggaran bangub atau bantuan gubernur.

“Betul saya dipintai 150 ribu,dan  akan tetapi bukan saya aja yang dipinta uang tersebut dan juga bos Wawan juga sama dipinta 150 ribu”, ungkap Toyib kepada Media Revolusi.

Ia juga menambahkan ketua RW tersebut bukan hanya warga di sini saja dan juga warga yg lain sama dipungut untuk pembangunan jalan tersebut akan tetapi pembangunan tersebut padahal sudah didanai oleh pemerintah dengan program bangub ( Bantuan Gubernur).

Bapak widana ,selaku RT 41 juga membenarkan adanya pungutan biaya tersebut yang dilakukan oleh RW, “Kemarin jadipada ribut gara2 jalan pengen dilebarin terus mereka pada bayar sama Yusuf CS (RW)”,katanya singkat.

Kepala Desa Rengasdengklok Selatan ,Darim mengatakan,sama sekali tidak tahu adanya pungutan yg dilakukan oleh oknum RW tersebut yang bernilai hingga ratusan ribu tersebut, Tutur kepala desa.

Seperti diketahui,proyek pembangunan jalan di wilayah RT 44 dan RT 43,RW 10 ini menurut kabar bersumber dari dana bangub.

Sayangnya pekerjaan proyek tersebut tidak disertai papan nama.sehingga,tidak adanya papan nama tersebut menimbulkan kecurigaan tersendiri dari masyarakat.

Padahal ,papan nama proyek tersebut merupakan bagian dari implementasi azas transparansi.

Sehingga masyarakat bisa turut mengawasi proses pembangunan.

 

Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Asep S
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Karawang, revolusi.news – Oknum ketua RW (Rukun Warga) telah memungut biaya sebesar 150 ribu rupiah hingga 200 ribu rupiah, RW tersebut berinisial (ysf).

Padahal pembangunan poros jalan tersebut sudah ditanggung oleh pemerintah dari anggaran bangub atau bantuan gubernur.

“Betul saya dipintai 150 ribu,dan  akan tetapi bukan saya aja yang dipinta uang tersebut dan juga bos Wawan juga sama dipinta 150 ribu”, ungkap Toyib kepada Media Revolusi.

Ia juga menambahkan ketua RW tersebut bukan hanya warga di sini saja dan juga warga yg lain sama dipungut untuk pembangunan jalan tersebut akan tetapi pembangunan tersebut padahal sudah didanai oleh pemerintah dengan program bangub ( Bantuan Gubernur).

Bapak widana ,selaku RT 41 juga membenarkan adanya pungutan biaya tersebut yang dilakukan oleh RW, “Kemarin jadipada ribut gara2 jalan pengen dilebarin terus mereka pada bayar sama Yusuf CS (RW)”,katanya singkat.

Kepala desa Rengasdengklok Selatan ,Darim mengatakan,sama sekali tidak tahu adanya pungutan yg dilakukan oleh oknum RW tersebut yang bernilai hingga ratusan ribu tersebut, Tutur kepala desa.

Seperti diketahui,proyek pembangunan jalan di wilayah RT 44 dan RT 43,RW 10 ini menurut kabar bersumber dari dana bangub.

Sayangnya pekerjaan proyek tersebut tidak disertai papan nama.sehingga,tidak adanya papan nama tersebut menimbulkan kecurigaan tersendiri dari masyarakat.

Padahal ,papan nama proyek tersebut merupakan bagian dari implementasi azas transparansi.

Sehingga masyarakat bisa turut mengawasi proses pembangunan.

Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Asep S
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *