Olah Raga

Madura United VS Persibo Bojonegoro Berakhir di Adu Pinalti

on

Bojonegoro, revolusi.news – Pelatih Madura United, Milomir Seslija, mengaku terkejut saat timnya dipaksa mengakhiri laga melawan Persibo Bojonegoro melalui babak adu penalti. Dalam pertandingan pembukaan Piala Indonesia 2018 di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro, Madura United harus bersusah payah untuk bisa memastikan diri melaju ke babak selanjutnya, karena Laskar Sape Kerap hanya sanggup main imbang 1-1 di waktu normal

Madura United baru mampu memastikan lolos ke babak 64 besar zona 6 setelah unggul 3-1 dalam drama adu penalti. Eks pelatih Persiba Balikpapan itu merasa tak menyangka bisa ditahan Persibo.

“Kami tidak sangka harus menyelesaikan pertandingan ini hingga babak penalti. Padahal, kami banyak sekali peluang,” kata Milo kepada wartawan di Stadion Letjen H. Soedirman.

Sementara itu, Milo menolak anggapan bahwa ia sengaja menurunkan lapis kedua pada laga ini. Arsitek asal Bosnia Herzegovina menjelaskan tentang kompisisi pemain yang diturunkan adalah penggawa-penggawa yang siap kondisinya.

“Kami bukan menyimpan (pemain), tapi kami harus lihat kondisi di lapangan. Semuan pemain bagus dan kami main secara bersama,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Milo ingin Madura United tampil lebih bagus lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Dan, ia juga akan terus mencoba beberapa pemain yang belum mendapatkan kesempatan untuk tampil.

“Ke depan kita harus lebih baik dan kita memulai setiap pertandingan dengan bagus. Kami semua sudah kerja keras dan kita bakal buktikan di laga berikutnya,” ungkapnya.

 

Editorial : (Tim Redaksi)
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Bojonegoro, revolusi.news – Pelatih Madura United, Milomir Seslija, mengaku terkejut saat timnya dipaksa mengakhiri laga melawan Persibo Bojonegoro melalui babak adu penalti. Dalam pertandingan pembukaan Piala Indonesia 2018 di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro, Madura United harus bersusah payah untuk bisa memastikan diri melaju ke babak selanjutnya, karena Laskar Sape Kerap hanya sanggup main imbang 1-1 di waktu normal

Madura United baru mampu memastikan lolos ke babak 64 besar zona 6 setelah unggul 3-1 dalam drama adu penalti. Eks pelatih Persiba Balikpapan itu merasa tak menyangka bisa ditahan Persibo.

“Kami tidak sangka harus menyelesaikan pertandingan ini hingga babak penalti. Padahal, kami banyak sekali peluang,” kata Milo kepada wartawan di Stadion Letjen H. Soedirman.

Sementara itu, Milo menolak anggapan bahwa ia sengaja menurunkan lapis kedua pada laga ini. Arsitek asal Bosnia Herzegovina menjelaskan tentang kompisisi pemain yang diturunkan adalah penggawa-penggawa yang siap kondisinya.

“Kami bukan menyimpan (pemain), tapi kami harus lihat kondisi di lapangan. Semuan pemain bagus dan kami main secara bersama,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Milo ingin Madura United tampil lebih bagus lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Dan, ia juga akan terus mencoba beberapa pemain yang belum mendapatkan kesempatan untuk tampil.

“Ke depan kita harus lebih baik dan kita memulai setiap pertandingan dengan bagus. Kami semua sudah kerja keras dan kita bakal buktikan di laga berikutnya,” ungkapnya.

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *