Umum

Kenali Troll DI Medsos

on

revolusi.news – Kenali Troll di medsos karena tidak semua user media sosial itu baik dan santun , ada juga yang suka cari masalah, bahkan jahat, dikalangan netizen, manusia macam itu dijuluki sebagai troll.

Menurut Ronald Hutasuhut yang di kutip dari Kompasiana.com, “Troll adalah orang-orang yang selalu menebar aura negatif di tempat-tempat orang berinteraksi seperti di media sosial, blogchat, forum  maupun bagian-bagian komentar (comment)”.

Kenali Troll DI Medsos

Tidak jelas apa motivasinya, troll kerap membanjiri Internet dengan kata-kata negatif yang sifatnya menyerang personal seseorang. Sering juga kegiatan troll berupa ‘ocehan-ocehan’ yang tidak relevan dengan fokus pembicaraan yang ada. Dikatakan motif troll tidak jelas tapi yang dilakukan troll biasanya untuk memicu emosi dari pengguna Internet lain.

Istilah troll diambil dari karakter dongeng barat, mahluk yang berpenampilan buruk dan jahat. Kegiatan trolling di Internet sudah ditemukan sejak tahun 90-an.

Pada masa sekarang, definisi troll berkembang dan daftar kegiatan trolling di Internet juga bertambah. Orang yang selalu menebar kebencian dengan menuliskan kata-kata yang kasar, bertolak-belakang dengan topik utama, kata-kata yang tidak logis dan sebagainya disebut troll.

Kita mengenal ‘produk’ troll dengan istilah ujaran kebencian, fitnah, bully, provokatif, HOAX, argumen tanpa fakta, play victim dan sebagainya.

Di jaman sebelumnya, orang mengantisipasi troll dengan prinsip “don’t feed trolls..”. artinya jangan memberi troll makan. Di sini kita bisa interpretasikan dengan kalimat “Jangan meladeni trolls..”.

Rupanya kegiatan-kegiatan trolling ini berlanjut dan telah menghasilkan banyak kerugian, kerugian bagi masyarakat per individu maupun kerugian bagi bangsa dan negara. Maka dibuatlah berbagai regulasi hukum untuk menindak para trolls.

Ilmuwan dari Federation University di Mount Helen, Australia, berusaha mendalami kegiatan trolling di media sosial. Kegiatan trolling atau troll merupakan komentar yang berisi kata-kata menyakitkan, menyudutkan, dan diskriminatif seperti yang dikutip dari Tempo.co .

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences ini melihat 415 pengguna media sosial berumur 18 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Sampel membenarkan bahwa komentar troll yang ditinggalkan mereka merupakan sebuah hal lucu.

Yang cukup mengkhawatirkan adalah orang-orang yang melancarkan troll dengan strategi di media sosial memiliki tingkat potensi psikopat yang cukup tinggi.

Menurut Marry Magdalena seorang penulis buku dalam artikelnya yang ditulis di Blog Poliwitka.com dengan judul “KENALI, 6 MANUSIA BERBAHAYA DI MEDSOS“, terdapat 6 jenis user medsos yang dapat di kategorikan sebagai troll.

Kenali Troll DI Medsos

  1. Si Grammar Nazi

Pernah denger istilah ini dong, “grammar Nazi?” Kita typo dikit, dia langsung nyerang. Ada salah susunan kata, salah grammar, akan ada yang menyambar. Troll ini akan mengoreksi, tapi dengan hinaan atau makian yang bikin kita bete.

  1. Si CAPSLOCKER

Mengetik dengan huruf kapital semua atau dalam kondisi keypad capslock sama saja dengan berteriak. Ada lho troll medsos jenis ini, yang menyerang atau mengomentari postingan orang lain dengan ketikan huruf kapital semua. Bisa jadi dia memang tak paham etika, tapi kemungkinan besar memang dia sengaja. Motifnya? Agar bikin kamu kesal, sebab dia sengaja mencari perhatian.

  1. Si Penghanyut

Troll medsos ini senang mengganggu postingan orang dengan cara mengalihkan topik utama. Mengajakmu keluar dari konteks yang sebenarnya. Misalnya kamu sedang membahas banjir, tau-tau dia menyeretnya ke masalah politik atau bahkan SARA. Jangan mau terbawa hanyut dalam pengalihan topiknya, lebih baik cuekin saja.

  1. Si Kompor

Sesuai julukannya, kompor, troll ini akan berusaha mengomporimu. Memanasimu, membuatmu emosi, dan bertindak di luar batas. Saat kamu sedang curcol soal bos yang bawel, dia justru memanasi agar kamu melawan bosmu, atau berhenti dari tempat kerjamu. Waspada, kalau kamu terpancing, kehidupan pribadimu bisa runyam.

  1. Si Perayu

Untuk user medsos wanita, wajib berhati-hati terhadap troll perayu. Saat kamu ngetwit galau, mereka akan nyamber sok akrab. Mendekatimu seolah dia pendengar yang baik, mau dengerin curhat, lalu DM, minta nomor ponsel, dan seterusnya. Troll perayu akan membuat mangsanya terkesan, tampil bak pangeran tampang. Ujung-ujungnya bisa saja terjadi kasus seperti pelecehan seksual, atau bahkan perkosaan, dan sejenisnya.

  1. Si Penipu

Agak mirip dengan troll perayu, troll penipu mendekati korban dengan cara halus, penuh pencitraan, membuatnya yakin dengan semua postingannya. Ketika korban sudah percaya 100%, maka dia akan jadi korban penipuan. Modusnya? Bisa ajakan kerjasama bisnis, menjual suatu produk, atau investasi. Korbannya bisa pria dan wanita. Lebih jahat lagi, troll penipu bisa memanipulasi, memanfaatkan semua data pribadi korban-korbannya di medsos. Kalau sudah begini tergolong kriminal. Waspada dan selalu santun!

Bagaimana menghadapi para troll itu?

Jangan direspon, direply, apalagi sampai terpancing oleh ulahnya. Kalau dalam bahasa Inggris, “Do not feed the trolls.” Sebab kalau dikasih makan, monster itu akan makin besar.

Kepada kita semua, pesan yang ingin disampaikan di sini adalah bahwa janganlah terlalu mudah percaya dan jangan cepat emosi ketika menggunakan Internet.

Editor : Redaksi
Copyright ©2018 Media Revolusi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *