Sosial

Kenali Penipuan Berkedok Media Online

on

Karawang, revolusi.news – Dewasa ini,kita semakin sering mendengar kejadian  penipuan melalui  media Online, berikut ini kami sampaikan prosedur dan tata cara pelaporan. Sebab  setiap kejadian penipuan Online yang kita laporkan   dapat mempersempit ruang gerak penipu/Pelaku , hal ini karena  sudah diberlakukannya registrasi kependudukan dengan system E-KTP sehingga  setiap profil ( Orang ) dapat teridentifikasi dengan cepat , serta tidak mudah untuk membuat rekening baru apalagi jika sudah masuk ke dlm data base Bank Indonesia sebagai Black List ID.

Pertama Print Out data percakapan anda, untuk dijadikan sebagai bukti transasksi Online. Baik via HP,WA ,FACEBOK  maupun melalui fasilitas komunikasi online lainya. Lampirkan semua resi  transaksi Perbankan via ATM ataupun stransaksi perbangkan lainya beserta fotocopy KTP anda sebagai pelapor Pelapor.

Selanjutnya Datangi kantor Polisi Polres/polsek  terdekat, laporkan ke SPK untuk mendapatkan bukti pelaporan penipuan Online. Dan jangan lupa  laporan itu harus tercantum nomor rekening Penipu serta nama Bank yg dipakai oleh Penipu besrta  dan nama akun yang di peke berkomunikasi , serta Nomor telp yang dipakai ( ingat gratis dan tidak dikenakan bianya )

Setelah ada bukti laporan tersebut , Bawa bukti laporan  serta  fotocopy berkas yang sudah di Print  Out ke Costumer Service (CS) bank tempat rekening penipu  ,  untuk meminta pemblokiran rekening pelaku penipuan  ( ingat gratis dan tidak dikenakan bianya )

Permintaan  pemblokiran itu akan ditindaklanjuti dengan memblokir segala aktifitas perbankkan atas nama yang bersangkutan/penipu sampai   sipenipu sudah mengembalikan dana yang dilaporkan  dan selanjutnya dalam beberapa waktu rekening data profilnya akan dimasukkan ke dalam data base Bank Indonesia sebagai “rekening penipu”, cc-pihak kepolisian/black List perbankan nasional.

Editorial : (Tim Redaksi)
Penulis : Redaksi
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Dewasa ini,kita semakin sering mendengar kejadian  penipuan melalui  media Online, berikut ini kami sampaikan prosedur dan tata cara pelaporan. Sebab  setiap kejadian penipuan Online yang kita laporkan   dapat mempersempit ruang gerak penipu/Pelaku , hal ini karena  sudah diberlakukannya registrasi kependudukan dengan system E-KTP sehingga  setiap profil ( Orang ) dapat teridentifikasi dengan cepat , serta tidak mudah untuk membuat rekening baru apalagi jika sudah masuk ke dlm data base Bank Indonesia sebagai Black List ID.

Pertama Print Out data percakapan anda, untuk dijadikan sebagai bukti transasksi Online. Baik via HP,WA ,FACEBOK  maupun melalui fasilitas komunikasi online lainya. Lampirkan semua resi  transaksi Perbankan via ATM ataupun stransaksi perbangkan lainya beserta fotocopy KTP anda sebagai pelapor Pelapor.

Selanjutnya Datangi kantor Polisi Polres/polsek  terdekat, laporkan ke SPK untuk mendapatkan bukti pelaporan penipuan Online. Dan jangan lupa  laporan itu harus tercantum nomor rekening Penipu serta nama Bank yg dipakai oleh Penipu besrta  dan nama akun yang di peke berkomunikasi , serta Nomor telp yang dipakai ( ingat gratis dan tidak dikenakan bianya )

Setelah ada bukti laporan tersebut , Bawa bukti laporan  serta  fotocopy berkas yang sudah di Print  Out ke Costumer Service (CS) bank tempat rekening penipu  ,  untuk meminta pemblokiran rekening pelaku penipuan  ( ingat gratis dan tidak dikenakan bianya )

Permintaan  pemblokiran itu akan ditindaklanjuti dengan memblokir segala aktifitas perbankkan atas nama yang bersangkutan/penipu sampai   sipenipu sudah mengembalikan dana yang dilaporkan  dan selanjutnya dalam beberapa waktu rekening data profilnya akan dimasukkan ke dalam data base Bank Indonesia sebagai “rekening penipu”, cc-pihak kepolisian/black List perbankan nasional.

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *