Pemerintahan

Kecamatan Pangkalan, Tegalwaru, Dua Dari Enam Wilayah di Karawang Berpotensi Terjadi Pergerakan Tanah

on

Bila Perusahaan  pertambangan di daerah selatan Karawang masih tetap beroperari, potensi pergesan tanah akan semakin tinggi.

KARAWANG,revolusi.news.-Enam wilayah di Kabupaten Karawang berpotensi terjadi gerakan tanah. Hal ini berdasarkan prakiraan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) Karawang Supriatna mengatakan, enam wilayah yang berpotensi terjadi gerakan tanah yakni Kecamatan Pangkalan, Tegalwaru, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Ciampel, dan Cikampek.

Sementara berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam tiga bulan ke depan aman dari bencana kekeringan dan banjir.

“Hanya saja ada cuaca ekstrem yang tidak bisa dihindari, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, di mana hujan terjadi dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Hujan ini merata di seluruh Jawa Barat,” tandasnya.

Dalam tiga bulan ke depan, tandasnya, Karawang akan memasuki musim kemarau. Namun bencana kekeringan diperkirakan tak terjadi di Karawang.

“Bukan berarti potensi kekeringan tidak ada, tetapi tidak sampai kekeringan panjang. Daerah-daerah tersebut terletak di Karawang selatan, seperti Tegalwaru dan Pangkalan,” tandasnya.

Meski diperkirakan aman, kata Supriatna, antisipasi bencana baik banjir maupun kekeringan tetap dilakukan. Oleh karenanya, ia berharap masyarakat berpartisipasi dalam pencegahan bencana. “Jika terjadi, logistik juga siap,” tutupnya.(diskominfo)

Atas informasi diatas. Bila Perusahaan  pertambangan di daerah selatan Karawang masih tetap beroperari, potensi pergesan tanah akan semakin tinggi Dan akan berdampak merugikan masyarakat.

Editor    : Redaksi
Jurnalsi : Marojak St
Copyright ©2018 Media Revolusi

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *