Hukum dan Kriminal

Hamil tapi Tak Kunjung Dinikahi, Wanita Ini Seret ke Hukum Tunangannya

on

PASURUAN.revolusi.news.-Ini peringatan bagi kaum hawa agar tak mudah menyerahkan segalanya pada sang pujaan hati, meski telah terjalin pertunangan. Sebab, belum tentu hubungan pertunangan itu bakal berlanjut ke pernikahan.
Hal itu seperti dialami TA,18. Ia memilih memproses hukum tunangannya, PIK, 22, warga Sekarmojo, Kecamatan Purwosari ke polisi atas kasus persetubuhan. Hal itu membuat tunangannya itu duduk di kursi pesakitan.

Rabu (4/7), terdakwa PIK disidangkan di PN Bangil. Ia dihadirkan untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi atas kasus yang melilitnya.

Menurut korban, kasus yang melilitnya itu bermula dari pertunangan yang dilakoninya bersama terdakwa. Jalinan kasih pertunangan itu, dilakoni keduanya sejak Oktober 2016 lalu.

Hingga kemudian, jalinan tersebut merambah ke ranjang. Dengan bujuk rayunya, terdakwa mengajak korban untuk berhubungan badan.

Korban yang semula menolak, akhirnya luluh setelah dibujuk rayu oleh tunangannya tersebut. “Saya mau, setelah ia merayu. Apalagi, ia meyakinkan kalau kami kan akan segera menikah,” kisah korban.

Tiga bulan berselang, korban lantas hamil. Saat itu, korban baru tahu bahwa calon suaminya telah memiliki istri sah. Bahkan, tunangannya sudah memiliki anak.

Pihak keluarga, sebenarnya sempat berusaha mengambil jalan tengah. Yakni, dengan meminta agar pihak terdakwa menikahi korban.

“Waktu itu, ia akan bercerai dengan istrinya. Makanya, keluarga kami awalnya menerima agar kami menikah,” sambung dia.

Namun, rencana itu tidak terlaksana. Sebab, ternyata terdakwa memilih kabur dan sembunyi ke rumah istrinya tersebut. Dari situlah, pihak korban akhirnya memilih untuk melaporkan PIK ke polisi.

Berangkat dari laporan itulah, terdakwa akhirnya ditangkap. Penangkapan tersebut berlangsung April 2018. Hingga saat ini, terdakwa harus berurusan dengan hukum.

Ia disidang atas pelanggaran pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Sekarang (Rabu, 4/7, red) sidang kedua digelar,” bebernya sembari menggendong bayi yang masih berusia 4 bulan itu.(jawapos)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *