Investigasi

Fakta, PT ATLASINDO UTAMA MASIH BEROPERASI, !!”PERDA TAK BERDANYA”!!

on

Karawang, revolusi.news – 10 hari paska aksi demo bela alam yang dilakukan para aktivis pecinta alam Karawang pada 09 Mei 2018, namun  PT ATLASINDO UTAMA masih tetap beroperasi seperti biasa hingga saat ini dan sepertinya tidak merespon aksi tersebut.

Aksi damai yang dilakukan aktivis,  mendapat tangggapan yang positif dari pemerintah daerah Kabupaten Karawang.Cellica Nurrachadiana, Bupati Karawang yang hadir pada waktu aksi tersebut meyampaikan , bahwa mendukung aksi yang dilakukan masyarakat untuk menutup PT Atlasindo Utama ditambah perusahaan tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor :  2 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang Tahun 2011 – 2031 Pasal 29 bahwa “Kecamatan Tegalwaru dan Pangkalan masuk sebagai zona resapan air”.

Namun apakah perda tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum tetap atau terbelenggu oknum yang tidak bertanggung jawab, yang hannya mementingkan dirinya sendiri sehingga PT Atlasindo Utama bisa dengan seenaknya melakukan pelanggaran Perda tersebut dan Pemerintah daerah seperti tidak punya keberaniann untuk bertindak  tegas berdsarkan Perda Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang.

Pada saat itu 09/05, Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang  juga meyampaiakan di hadapan ratusan massa “ kami sudah mendengar teman-teman akan beraksi.saya akan mendukung aksi kalian” ujar Cellica, serta meyampaikan  bahwa  dirinya tidak kenal dengan pejabat PT Atlasindo Utama serta Amdal untuk PT Atlasindo tidak akan diberikan perpanjang.

Namun apa yang disampaikan  Cellica, bahwa dirinya tidak mengenal siapapun dari pihak PT Atlasindo meyisakan beberapa pertanyaan / bersambung.

 

Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Ruhiyat
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Karawang, revolusi.news  – 10 hari paska aksi demo bela alam yang dilakukan para aktivis pecinta alam Karawang pada 09 Mei 2018, namun  PT ATLASINDO UTAMA masih tetap beroperasi seperti biasa hingga saat ini dan sepertinya tidak merespon aksi tersebut, dan sepertinya PT Atlasindo tak tersentuh .

Aksi damai yang dilakukan aktivis,  mendapat tangggapan yang positif dari pemerintah daerah Kabupaten Karawang.Cellica Nurrachadiana, Bupati Karawang yang hadir pada waktu aksi tersebut meyampaikan , bahwa mendukung aksi yang dilakukan masyarakat untuk menutup PT Atlasindo Utama ditambah perusahaan tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor :  2 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang Tahun 2011 – 2031 Pasal 29 bahwa “Kecamatan Tegalwaru dan Pangkalan masuk sebagai zona resapan air”.

Namun apakah perda tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum tetap atau terbelenggu oknum yang tidak bertanggung jawab, yang hannya mementingkan dirinya sendiri sehingga PT Atlasindo Utama bisa dengan seenaknya melakukan pelanggaran Perda tersebut dan Pemerintah daerah seperti tidak punya keberaniann untuk bertindak  tegas berdsarkan Perda Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang.

Pada saat itu 09/05, Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang  juga meyampaiakan di hadapan ratusan massa “ kami sudah mendengar teman-teman akan beraksi.saya akan mendukung aksi kalian” ujar Cellica, serta meyampaikan  bahwa  dirinya tidak kenal dengan pejabat PT Atlasindo Utama serta Amdal untuk PT Atlasindo tidak akan diberikan perpanjang.

Namun apa yang disampaikan  Cellica, bahwa dirinya tidak mengenal siapapun dari pihak PT Atlasindo meyisakan beberapa pertanyaan / bersambung.

Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Ruhiyat
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *