Politik

Djarot dan Sihar Bersama Mencetak Sejarah

on

Humbahas, revolusi.news – Djarot dan Sihar mengusung visi membawa perubahan bagi Sumatera Utara.

Apabila terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023 Djarot akan mewujudkan Sumut (Semua Urusan MUdah dan Transparan).

Dengan kata lain, reformasi birokrasi menjadi agenda utama bagi Djarot dan Sihar apabila mereka terpilih.

Sesuai dengan visi Djarot yang menginginkan semua urusan di Sumatera Utara mudah dan transparan, maka dari itu Djarot dan Sihar akan berusaha untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, efektif, terpercaya, melayani masyarakat dan terutama bebas korupsi.

Julukan provinsi terkorup yang disematkan kepada Sumatera Utara adalah hal yang memalukan bagi setiap masyarakat.

Oleh karena itu, Djarot akan berusaha menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional serta bebas korupsi dan melayani masyarakat persis seperti yang dia ciptakan selama 3 tahun bersama dengan Ahok di DKI Jakarta.

Calon Wakil Gubernur Sihar Sitorus (Kemeja Putih) memberikan sambutan saat rakercabsus DPC PDIP Humbahas. (foto/rachmat tinton)

Demikian disampaikan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus, saat menyambangi kantor DPC PDIP Humbang Hasundutan (Humbahas) di Jalan Siliwangi Ujung, Kota Doloksanggul, Jumat (1/6/2018).

Sihar beserta rombongan diketahui ikut pada acara rakercabsus (rapat kerja cabang khusus) yang digelar oleh Ketua DPC PDIP daerah setempat, yakni Dosmar Banjarnahor beserta seluruh kadernya.

Pada kesempatan itu Sihar juga menerangkan, bahwa dirinya bersama Djarot berkomitmen untuk melakukan pemerataan pembangunan di Sumut. Ketimpangan pembangunan, kata Sihar, takkan terjadi jika pasangan mereka memenangkan pertarungan di kontes Pilgub Sumut nanti.

Djarot Dan Sihar

Selain itu Sihar juga menambahkan, bahwa tanpa masyarakat, Djarot dan Sihar akan mustahil mampu melakukan perubahan. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat akan menemani mereka untuk bersama-sama mencetak sebuah sejarah dikutip dari hetanews.com yang telah di rangkum.

“Ingin berubah?  Untuk itu, mari kita bersama-sama mencetak sejarah,” ucap Sihar seraya menutup ceramahnya pada seluruh kader.

Editor. : Redaksi
Sumber. : Hetanews.com
Copyright ©2018 Media Revolusi

Humbahas, revolusi.news – Djarot dan Sihar mengusung visi membawa perubahan bagi Sumatera Utara.Apabila terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023 Djarot akan mewujudkan Sumut (Semua Urusan MUdah dan Transparan).

Dengan kata lain, reformasi birokrasi menjadi agenda utama bagi Djarot dan Sihar apabila mereka terpilih.

Sesuai dengan visi Djarot yang menginginkan semua urusan di Sumatera Utara mudah dan transparan, maka dari itu Djarot dan Sihar akan berusaha untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, efektif, terpercaya, melayani masyarakat dan terutama bebas korupsi.

Julukan provinsi terkorup yang disematkan kepada Sumatera Utara adalah hal yang memalukan bagi setiap masyarakat.

Oleh karena itu, Djarot akan berusaha menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional serta bebas korupsi dan melayani masyarakat persis seperti yang dia ciptakan selama 3 tahun bersama dengan Ahok di DKI Jakarta.

Calon Wakil Gubernur Sihar Sitorus (Kemeja Putih) memberikan sambutan saat rakercabsus DPC PDIP Humbahas. (foto/rachmat tinton)

Demikian disampaikan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus, saat menyambangi kantor DPC PDIP Humbang Hasundutan (Humbahas) di Jalan Siliwangi Ujung, Kota Doloksanggul, Jumat (1/6/2018).

Sihar beserta rombongan diketahui ikut pada acara rakercabsus (rapat kerja cabang khusus) yang digelar oleh Ketua DPC PDIP daerah setempat, yakni Dosmar Banjarnahor beserta seluruh kadernya.

Pada kesempatan itu Sihar juga menerangkan, bahwa dirinya bersama Djarot berkomitmen untuk melakukan pemerataan pembangunan di Sumut. Ketimpangan pembangunan, kata Sihar, takkan terjadi jika pasangan mereka memenangkan pertarungan di kontes Pilgub Sumut nanti.

Selain itu Sihar juga menambahkan, bahwa tanpa masyarakat, Djarot dan Sihar akan mustahil mampu melakukan perubahan. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat akan menemani mereka untuk bersama-sama mencetak sebuah sejarah.

“Ingin berubah? Untuk itu, mari kita bersama-sama mencetak sejarah,” ucap Sihar seraya menutup ceramahnya pada seluruh kader.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *