Hukum dan Kriminal

Diduga, SDM, dan Calo Jadi Kendala Pengurusan E-KTP di Karawang

on

Karawang, revolusi.news – Salah satu penyebab lamanya Pengurusan E-KTP lantaran banyak warga yang memakai jasa calo. “Banyak warga yang memilih lewat calo ketimbang datang langsung ke Disdukcapil,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karawang Yudi Yudiawan, Senin (7/5/2018). “Ini membuat proses lebih lama. Lantaran jika ada persyaratan yang kurang, si calo harus kembali lagi meminta berkas kepada warga yang menitip kepadanya,” tambahnya. Untuk itu, ia meminta warga yang hendak mengurus dokumen kependudukan tidak menggunakan jasa calo.

Mengenai Permendagri soal percepatan pelayanan kependudukan bahkan selesai dalam sehari setelah berkas lengkap, Yudi mengaku siap menjalankannya.  Namun, Disdukcapil Karawang masih kekurangan personel. Dalam satu hari, Karawang hanya  melayani penerbitan atau pembaharuan 200 dokumen kependudukan. “PNS kita hanya 47 personel dan dibantu THL (tenaga harian lepas). Sementara kita harus melayani lebih dari 2 juta penduduk,” tuturnya. Keterbatasan personel tersebut menjadi kendala untuk melakukan jemput bola ke rumah warga yang disabilitas. “Karena keterbatasan personel kita belum bisa. Tapi kalau jemput bola ke lembaga pemasyarakatan (lapas) sudah dilakukan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya telah menginstruksikan petugas kecamatan untuk melakukan jemput bola perekaman e-KTP ke setiap kelurahan. “Dengan demikian, jemput bola itu akan memperpendek jarak tempuh warga untuk datang ke kecamatan atau Disdukcapil Karawang, terutama bagi warga yang disabilitas,” ungkapnya.

Kendala lainnya, masalah jaringan dan ketersediaan blanko. “Saat ini blanko memang belum turun kembali. Sehingga, bagi warga yang akan membuat e-KTP untuk sementara diberi surat keterangan (suket),” tambahnya. Inovasi Yudi mengatakan, di Karawang, pembuatan Akta Kelahiran bisa melalui WhatsApp.

Hal ini diterapkan agar volume warga yang datang ke Kantor Disdukcapil Karawang berkurang dan memudahkan masyarakat. Persyaratan pembuatan Akta Kelahiran bisa difoto atau discan, kemudian dikirim ke nomor WhatsApp 081293509999. Warga juga bisa menanyakan informasi dan formulir ke nomor tersebut. “Scan atau foto persyaratan harus jelas dan bisa dibaca,” katanya. Yudi menambahkan, jika persyaratan lengkap Akta Kelahiran akan diproses. Sedangkan jika belum lengkap, akan diinformasikan melalui WhatsApp.

Kutipan Akta Kelahiran yang siap diambil, tambah Yudi, akan diinformasikan melalui WhatsApp. “Masyarakat dapat mengambil kutipan Akta Kelahiran dengan membawa persyaratan fisiknya,” tandasnya.

Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Didi
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *