Pemerintahan

Berantas Rentenir Dan Bank Emok, Wabup Sosialisasi Dengan Perangkat Desa Ciranggon

By

on

Karawang,revolusi.news – Sosialisasi Wakil Bupati Karawang Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari Tentang Pemberantasan rentenir dan bank emok di Karawang dengan Kepala Desa (Kades Warpi) beserta perangkat Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, Selasa (17/4).

Dengan metode satu kelompok 15 orang anggota, dengan satu instruktur serta satu juru tagih yang diterapkan oleh kebanyakan rentenir atau bank emok tersebut. Dapat diadopsi metodenya oleh Bank Jawa Barat (BJB) saat turun ke lapangan sebagai solusi untuk masyarakat dalam memberantas bank emok yang ditawarkan Pemkab Karawang, hal tersebut diutarakan Wakil Bupati Karawang

“Nantinya Kades sebagai pemberi rekomendasi dalam menentukan siapa saja masyarakatnya yang tengah berusaha dilapangan dan layak diberi bantuan pinjaman modal oleh Pemkab melalui tangan dingin BJB. Contoh, kades merekomendasi bahwa si A seorang pedagang bakso dan layak mendapatkan bantuan pinjaman modal melalui surat keterangan yang dibuat oleh pemerintah Desa,” jelas Wabup Jimmy.

Masih menurut Wabup Jimmy, layaknya seorang instruktur dan juru tagih dalam metode bank emok tersebut, selain memberi rekomendasi kades juga berkewajiban mengamankan aset BJB dengan melakukan pengawasan terhadap orang-orang yang telah direkomendasikan tersebut.

Diketahui Pemkab Karawang melalui Bank BJB dalam pemberantasan praktik rentenir oleh Bank-Bank emok yang banyak bergentayangan di tengah masyarakat akan memberikan pinjaman permodalan kepada masyarakat dengan suku bunga yang ringan yaitu 0,5 % yang telah ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai solusi atau pengganti Bank emok.

Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Bams
Copyright © 2018 . Media Revolusi

Sosialisasi Wakil Bupati Karawang Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari Tentang Pemberantasan rentenir dan bank emok di Karawang dengan Kepala Desa (Kades Warpi) beserta perangkat Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, Selasa (17/4).

Dengan metode satu kelompok 15 orang anggota, dengan satu instruktur serta satu juru tagih yang diterapkan oleh kebanyakan rentenir atau bank emok tersebut. Dapat diadopsi metodenya oleh Bank Jawa Barat (BJB) saat turun ke lapangan sebagai solusi untuk masyarakat dalam memberantas bank emok yang ditawarkan Pemkab Karawang, hal tersebut diutarakan Wakil Bupati Karawang

“Nantinya Kades sebagai pemberi rekomendasi dalam menentukan siapa saja masyarakatnya yang tengah berusaha dilapangan dan layak diberi bantuan pinjaman modal oleh Pemkab melalui tangan dingin BJB. Contoh, kades merekomendasi bahwa si A seorang pedagang bakso dan layak mendapatkan bantuan pinjaman modal melalui surat keterangan yang dibuat oleh pemerintah Desa,” jelas Wabup Jimmy.

Masih menurut Wabup Jimmy, layaknya seorang instruktur dan juru tagih dalam metode bank emok tersebut, selain memberi rekomendasi kades juga berkewajiban mengamankan aset BJB dengan melakukan pengawasan terhadap orang-orang yang telah direkomendasikan tersebut.

Diketahui Pemkab Karawang melalui Bank BJB dalam pemberantasan praktik rentenir oleh Bank-Bank emok yang banyak bergentayangan di tengah masyarakat akan memberikan pinjaman permodalan kepada masyarakat dengan suku bunga yang ringan yaitu 0,5 % yang telah ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai solusi atau pengganti Bank emok.

rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok
rentenir dan bank emok

Recommended for you

1 Comment

  1. Pingback: Fenomena Bank Emok itu Betul Kata Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani Yang Bilang Cepat dalam Pencairan Namun Mencekik Ketika Pembayaran - Revolusi News

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *