Olah Raga

Hanya 7.05 Detik, Aries Susanti Rahayu Menjadi Juara Dunia

on

China, revolusi.news – Dalam ajang itu, atlet muda panjat tebing Indonesia asal Grobogan, Aries Susanti Rahayu, tampil memukau dan menjadi yang tercepat di kategori Speed Climbing Performa.

Aries mengalahkan atlet Rusia, Elena Timofeeva, jawara di sejumlah super series. Aries bahkan nyaris memecahkan rekor dunia balapan di dinding panjat vertikal.

Dalam video yang diunggah di akun Facebook Ferry Hakim, bisa dilihat betapa hebat dan cepatnya penampilan Aries di perlombaan itu.

Ia memanjat dinding vertikal, melawan efek grafitasi, nyaris tanpa cacat dan kesalahan teknis. Kecepatannya sungguh membuat decak kagum.

Tak cukup Aries, Indonesia juga menempatkan atlet lain, Puji Lestari, di posisi ketiga kategori balap cepat. Di babak final, Puji mengalahkan juara dunia asal Rusia, Anna Tsyganova.
Selain itu, raihan medali perak untuk Indonesia dipersembahkan Aspar Jaelolo. Aspar gagal menyabet emas di detik-detik terakhir.

Ketika akan menyentuh puncak, ia agak terpeleset. Alhasil, lawannya dari Rusia, Dmitrii Timofeev, mengambil kesempatan. Dmitrii menang dengan catatan waktu 5,76 detik, sedangkan Aspar 6,80 detik.

Indonesia tadinya dipandang sebelah mata dalam kejuaraan dunia itu. Tetapi, penampilan dua atlet perempuan tersebut langsung menggebrak.

Aries mencatat waktu tercepat di babak kualifikasi Speed Climbing. Performa gadis itu terus meningkat dan mengalahkan lawan-lawan tangguh dari Perancis, Kanada, Jepang, dan tuan rumah.

Di final, Aries berhadapan dengan atlet tangguh Rusia, Elena Timofeeva. Elena adalah peringkat 3 kejuaraan dunia sebelumnya di Moskow.

Aries Susanti Rahayu Menjadi Juara Dunia

Sosok Aries Susanti Rahayu

Aries Susanti Rahayu hanyalah gadis sederhana dari pelosok Grobogan, Jawa Tengah sana. Namun hari Minggu kemarin Ia mengejutkan dunia.
Untuk pertama kalinya Merah Putih berkibar di level tertinggi olahraga Panjat Tebing setelah Aries Susanti Rahayu berhasil menjadi juara dan menyabet emas di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing – IFSC World Cup 2018 di China.

Indonesia yang dipandang sebelah mata dan relatif sebagai pendatang baru di dunia panjat tebing langsung menggebrak lewat performa Aries dengan mencatat waktu tercepat di babak kualifikasi Speed Climbing. Performa gadis tersebut terus meningkat dan mengalahkan lawan2 tangguh di babak2 berikutnya dari Perancis, Kanada, Jepang dan berbagai negara lainnya yang sudah lebih dahulu populer menekuni olahraga ini. Hingga akhirnya di final Ia berhadapan dengan atlet tangguh dari Russia, Elena Timofeeva. Elena adalah peringkat 3 kejuaraan dunia sebelumnya di Moscow.

Di depan ribuan penonton yang memadati Huayan Climbing Park, Chongqing, dengan luar biasa mbak Aries meniti poin demi poin di papan panjat. Gadis berkerudung yg biasanya gemulai ini begitu perkasa melesat bagaikan spiderman melawan gravitasi hingga akhirnya mencapai puncak papan panjat setinggi 50 ft dengan catatan waktu 7.51 detik saja !

Sedangkan atlet Russia harus puas dengan perak dengan catatan waktu 9.01 detik. Aries pun menjadi juara dan Indonesia Raya bergema di China. Ia pun kini bertengger di puncak teratas seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2018.
Hebatnya lagi, Aries nyaris memecahkan rekor dunia 7.46 detik yg saat ini dipegang oleh atlet berpengalaman Iulia Kaplina. Ini berarti hanya selisih sangat tipis 0.05 detik saja !.

Editorial : (Tim Redaksi)
Jurnalis : Redaksi
Copyright © 2018 . Media Revolusi

 

 

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *